SOAL DAN JAWABAN BAB 5 DAN 6
1.Jelaskan teknik-teknik pengumpulan data tersebut, teknik manakah yang paling baik
menurut anda, jelaskan alasannya!
2.Jelaskan mengapa teknik observasi merupakan teknik yang cukup efektif dalam
mempelajari sebuah sistem!
3.Jelaskan bentuk-bentuk daftar pertanyaan (Questioner)
4. a. sebutkan definisi desain sistem dari 2 sumber referensi yang berbeda
b.Sebutkan tujuan desain sistem
5.Jelaskan gaya manajemen yang menerapkan sentralisasi dan desentralisasi sistem!
JAWABAN :
1.teknik-teknik pengumpulan
A.TEKNIK WAWANCARA
Wawancara (interview) telah diakui sebagai teknik pengumpulan data/fakta yang penting dan banyak dilakukan dalam pengembangan sistem informasi. Wawancara memungkinkan analisis sistem sebagai pewawancara (interviewer) untuk mengumpulkan data secara tatap muka langsung dengan orang yang di wawancarai (interviewee).
-Mempersiapkan wawancara :
1. Aturlah pertemuan dengan orang yang akan diwawancarai terlebih dahulu.
2. Utarakanlah maksud dari wawancara.
3. Aturlah waktu wawancara yang paling tepat supaya tidak mengganggu kerja dari orang
yang di wawancarai
4. Buatlah jadwal wawancara terlebih dahulu, bila wawancara akan dilakukan beberapa
kali atau oleh pewawancara yang berbeda dan orang yang di wawancarai jug berbeda.
5. Buatlah suatu panduan wawancara (interview guide) supaya wawancara dapat berjalan
dengan lancar. Interview guide adalah daftar pengecekan (checlist) dari pertanyaan-
pertanyaan yang akan diajukan oleh pewawancara serta penjadwalan waktunya.
-Melakukan wawancara
1. Mengenalkan diri terlebih dahulu siapa sebenarnya anda.
2. Menjelaskan apa tujuan dari wawancara ini dan hubungannya dengan proyek sistem
informasi yang sedang dikembangkan.
3. Menjelaskan peranan-peranan yang akan diberikan oleh orang yang diwawancarai dari
hasil wawancara ini.
4. Jagalah suasana wawancara tetap santai, tetapi terarah dan menyenangkan.
5. Mintalah pendapat-pendapat atau ide-ide tambahan yang mungkin belum di ungkapkan.
6. Pada akhir wawancara, bacakanlah rangkuman-rangkuman dari hasil wawancara dan
mintalah kepada yang diwawancarai untuk membetulkan bila ada hal-hal yang tidak
sesuai.
7. Ucapkanlah terima kasih bila wawancara telah selesai serta mintalah kesediaan kembali
untuk dihubungi atau diadakan wawancara lagi bila perlu.
B.TEKNIK OBSERVASI
Observasi atau pengamatan merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang cukup efektif untuk mempelajari suatu sistem. Observasi adalah pengamatan langsung suatu kegiatan yang sedang dilakukan
-Petunjuk melakukan observasi
Untuk melakukan observasi, hal-hal berikut ini harus dilakukan :
1.Rencanakan terlebih dahulu observasi yang akan dilakukan, meliputi :
- Apa yang akan di observasi;
- Dimana letak lokasi observasi;
- Kapan observasi akan dilakukan;
- Siapa yang akan melakukan observasi;
- Siapa yang akan di observasi;
- Bagaimana melaksanakan observasi ini.
2.Mintalah izin terlebih dahulu dari manajer atau pegawai-pegawai yang terlibat
3.Bertindaklah dengan rendah hati (low profile)
4.Lengkapilah dengan catatan selama observasi berlangsung
5.Kaji-ulanglah hasil observasi dengan individu-individu yang terlibat
C.TEKNIK DAFTAR PERTANYAAN
Adalah suatu daftar yang berisi dengan pertanyaan-pertanyaan untuk tujuan khusus yang memungkinkan analisis sistem untuk mengumpulkan data dan pendapat dari responden-responden yang dipilih. Daftar pertanyaan ini kemudian akan dikirimkan kepada responden yang akan mengisinya sesuai dengan pendapat mereka. Penggunaan daftar pertanyaan ini mendapat banyak kritikan karena diragukan hasilnya. Akan tetapi untuk mengumpulkan data dari jumlah sumber yang banyak, cara ini lebih efisien dibandingkan teknik pengumpulan data yang lain.
-Teknik yang paling baik adalah teknik observasi karena kita sebagai peneliti dapat mengetahui bagaiamana penerapan sebuah sistem dalam suatu perusahan sehingga data yang dikumpulkan dan diperoleh benar-benar akurat dan kita pun sebagai peneliti dapat mempelajari secara langsung cara penggunaan sistem yang dipakai
2. OBSERVASI merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang tidak hanya mengukur sikapdari responden namun digunakan juga untuk merekam berbagai fenomena yang terjadi dilokasi sehingga informasi yang diperoleh dari hasil observasi adalah ruang/tempat, pelaku, kegiatan, objek, perbuatan, kejadian, peristiwa, waktu dan perasaan dan kita juga dapat menyajikan gambaran realistik kejadian atau perilaku untuk menjawab pernyataan untuk membantu mengerti perilaku manusia juga untuk evaluasi yaitu dengan melakukan pengukuran terhadap aspek tertentu melakukan umpan balik terhadap pengukuran tersebut.
3. bentuk-bentuk daftar pertanyaan :
1.Daftar Pertanyaan Format Bebas : berisi dengan pertanyaan- pertanyaan yang harus diisi
oleh responden ditempat yang sudah disediakan.
2.Format Pasti : berisi dengan pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya sudah pasti
dengan memilih jawaban tersedia. Hasil dari daftar pertanyaan tipe ini akan lebih mudah
untuk di tabulasi dan di isi oleh responden. Daftar pertanyaan tipe ini mempunyai
beberapa bentuk pertanyaan.
a. Check-off questions : macam dari pertanyaan-pertanyaan ini dibuat sehingga
responden dapat memeriksa (check-off) jawaban-jawaban yang sesuai.
b. Yes/No Questions : macam dari pertanyaan-pertanyaan ini memungkinkan responden
untuk menjawab ‘ya’ atau ‘tidak’.
c. Opinion/choice questions : macam dari pertanyaan-pertanyaan ini memungkinkan
responden untuk memberikan pendapatnya.
4. definisi desain sistem dari 2 sumber referensi :
- John Burch dan Garry Grudnitski dalam buku Analisa dan Desain, Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur adalah : "Desain sistem dapat didefinisikan sebagai penggambaran dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi.”
-Menurut Robert J.Verzello/John Reuter III: Tahap setelah analisis dari sikLus pengembangan sistem: pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional dan persiapan untuk rancang bangun implementasi, menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk.
-Tujuan Desain Sistem
a. Untuk memenuhi kebutuhan kepada pemakai sistem
b. Untuk memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang lengkap kepada
pemrogram komputer
5.Sentralisasi melukiskan sejauh mana pengambilan keputusan itu terkonsentrasi ditingkat-tingkat atas organisasi apabila manajemen puncak mengambil keputusan keputusan penting. Organisasi tersebut dengan sedikit atau tanpa masukan dari para karyawan tingkat yang lebih rendah maka organisasi itu tersentralisasi.
Sebaliknya semakin karyawan tingkat rendah bisa memberikan masukan atau betul-betul diberi kebebasan untuk mengambil keputusan maka perusahaan itu makin terdesentralisasi.
Pada konsep sentralisasi dan desentralisasi itu brsifat relatif (bahkan absolute) dimaksud dengan ini ialah bahwa sebuah organisasi itu tidak pernah sepenuhnya tersentralisasi dan terdesentralisasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar