Sabtu, 16 Januari 2016

SOAL DAN JAWABAN BAB 2

1.Sebutkan definisi dari pengembangan sistem dan sebutkan 3 alasan mengapa suatu 
   organisasi perlu melakukan pengembangan sistem
2.Gambarkan siklus hidup pengembangan sistem!
3.Jelaskan mengenai metedologi pengembangan sistem dan sebutkan bentuk-bentuk dari 
   metedologi pengembangan sistem!
4.Sebutkan pendekatan-pendekatan pengembangan sistem yang bisa digunakan 
   dipandang dari :
   a.Metedologi yang digunakan
   b.Dari sasaran yang akan dicapai
   c.Dari cara menentukan kebutuhan sistem
   d.dari cara pengembangannya
   e.dari teknologi yang digunakannya
5.Sebutkan alat-alat dan teknik dalam pengembangan sistem!

JAWABAN :
1.Pengembangan Sistem :
Perlunya Pengembangan Sistem
a.Adanya permasalahan-permasalahan yang timbul pada sistem lama. Permasalahan yang timbul dapat berupa :
-Ketidak beresan dalam sistem yang lama menyebabkan sistem tersebut tidak dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapakan.
- Pertumbuhan organisasi yang menyebabkan harus disusunnya sistem yang baru.
b. Untuk meraih kesempatan-kesempatan (opportunities)
c.Adanya instruksi-instruksi (directives)

2. Siklus Hidup pengembangan sistem

3. Metodologi Pengembangan Sistem :
a. Metodologi Waterfall
Metodologi Waterfall merupakan model klasik yang sederhana dengan aliran sistem yang linier. Output dari setiap tahap merupakan input bagi tahap berikutnya. Model ini pertama kali diperkenalkan oleh Winston Royce tahun 1970, sekarang model ini lebih dikenal dengan Liner Sequential Model.

b. Metodologi Prototipe
Model ini dikembangkan karena adanya kegagalan yang terjadi akibat pengembangan project / aplikasi menggunkan sistem waterfall. Kegagalan yang terjadi biasanya dikarenakan adanya kekurang pahaman atau bahkan sampai kesalah pahaman pengertian developer aplikasi mengenai user requirement yang ada.

4.pendekatan-pendekatan pengembangan sistem :
-Pendekatan klasik lawan pendekatan terstruktur
(dipandang dari metodologi yang digunakan). Pendekatan klasik adalah pendekatan di dalam pengembangan sistem yang mengikuti tahapan-tahapan si systems life cycle tanpa dibekali dengan alat-alat dan teknik- teknik yang memadai. Sedangkan pada pendekatan terstruktur ilengkapi dengan alat-alat dan teknik-teknik supaya membuatnya berhasil.

-Pendakatan sepotong lawan pendekatan sistem
(dipandang dari sasaran yang akan di capai). Pendekatan sepotong merupakan pendekatan pengembangan sistem yang menekankan pada suatu kegiatan atau aplikasi tertentu saja. Sedangkan pada pendekatan sistem memperhatikan sistem informasi sebagai satu kesatuan terintregasi untuk masing-masing kegiatan atau aplikasinya.

-Pendekatan bawah-naik lawan pendekatan atas-turun
(dipandang dari cara menentukan kebutuhan dari sistem. Pendekatan bawah –naik di mulai dari level bawah organisasi, yaitu level operasional dimana transaksi dilakukan. Pendekatan ini dimulai dari perumusan kebutuhan-kebutuhan untuk menangani transaksi dan naik ke level atas dengan merumuskan kebutuhan informasi berdasarkan transaksi tersebut. Pendekatan ini disebut juga dengan analysis, karena yang menjadi tekanan adalah data yang diolah terlebih dahulu, informasi yang akan dihasilkan menyusul mengikuti data. Pendekatan atas- turun sebaliknya dimulai dari level atas organisasi,yaitu level perencanaan strategi. Pendekatan ini disebut juga dengan decision analysis, karena yang menjadi tekanan adalah informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan oleh manajemen terlebih dahulu. Kemudian data yang perlu diolah menyusul mengikuti informasi yang dibutuhkan.

-Pendekatan sistem-menyeluruh lawan pendekatan moduler
(dipandang dari cara mengembangkannya). Pendekatan sistem-menyeluruh merupakan pendekatan yang mengembangkan sistem serentak secara menyeluruh. Sedangkan pendekatan moduler berusaha memecahkan sistem yang rumit menjadi beberapa bagian atau modul yang sederhana, sehingga sistem akan lebih mudah di pahami dan dikembangkan.

-Pendekatan lompatan jauh lawan pendekatan berkembang
(dipandang dari teknologi yang akan digunakan). Pendekatan lompatan jauh menerepakan perubahan meneyeluruh secara serentak menggunakan teknologi canggih. Sedangkan pendekatan berkembang menerapkan teknologi canggih hanya untuk aplikasi-aplikasi yang memerlukan saja pada saat itu saja.

5. alat-alat dan teknik dalam pengembangan sistem
-Alat-alat dalam Pengembangan Sistem
Untuk dapat melakukan langkah-langkah sesuai dengan metodologi pengembangan sistem maka dibutuhkan beberapa alat. Alat-alat yang digunakan biasanya berupa gambar atau diagram atau grafik.
Contohnya :
• HIPO diagram
• Data Flow diagram
• Structured chart
• SADT diagram
• Warnier/Orr diagram
• Jakson’s diagram
Diagram-diagram diatas digunakan untuk mengambarkan suatu metode tertentu, ada beberapa grafik yang lebih bersifat umum, antara lain :
• Bagan untuk menggambarkan aktifitas (activity charting), seperti : bagan alir sistem, 
  bagan alis program, bagan alir kertas kerja, bagan alir hubungan database, bagan alir 
  proses, dan Gantt chart.
• Bagan untuk menggambarkan tataletak
• Bagan untuk menggambarkan hubungan personil, seperti : Bagan distribusi kerja dan 
  bagan organisasi.

Teknik yang Digunakan untuk Pengembangan Sistem
Teknik yang digunakan untuk pengembangan sistem antara lain :
• Teknik manajemen proyek, seperti CPM (Critical Path Method) dan PERT (Program 
   Evaluation and Review Technique). Teknik ini digunakan untuk penjadualan proyek.
• Teknik menemukan fakta, yaitu teknik yang dapat digunakan untuk mengumpulkan data 
  dan menemukan fakta-fakta dalam kegiatan mempelajari sistem yang ada. Contohnya : 
  Teknik wawancara, observasi, daftar pertanyaan, pengumpulan sampel.
• Teknik analisis biaya/manfaat
• Teknik inspeksi/walkthrought


Tidak ada komentar:

Posting Komentar