SOAL DAN JAWABAN BAB 2
1.Sebutkan definisi
dari pengembangan sistem dan sebutkan 3 alasan mengapa suatu
organisasi perlu
melakukan pengembangan sistem
2.Gambarkan siklus
hidup pengembangan sistem!
3.Jelaskan mengenai
metedologi pengembangan sistem dan sebutkan bentuk-bentuk dari
metedologi
pengembangan sistem!
4.Sebutkan
pendekatan-pendekatan pengembangan sistem yang bisa digunakan
dipandang dari :
a.Metedologi yang
digunakan
b.Dari sasaran yang
akan dicapai
c.Dari cara menentukan
kebutuhan sistem
d.dari cara
pengembangannya
e.dari teknologi yang
digunakannya
5.Sebutkan alat-alat
dan teknik dalam pengembangan sistem!
JAWABAN :
1.Pengembangan Sistem :
Perlunya Pengembangan Sistem
a.Adanya permasalahan-permasalahan yang timbul
pada sistem lama. Permasalahan yang timbul dapat berupa :
-Ketidak beresan dalam sistem yang lama
menyebabkan sistem tersebut tidak dapat beroperasi sesuai dengan yang
diharapakan.
- Pertumbuhan organisasi yang menyebabkan
harus disusunnya sistem yang baru.
b. Untuk meraih kesempatan-kesempatan
(opportunities)
c.Adanya instruksi-instruksi (directives)
2. Siklus Hidup pengembangan sistem
3. Metodologi Pengembangan
Sistem :
a. Metodologi Waterfall
Metodologi Waterfall merupakan model klasik yang sederhana dengan aliran
sistem yang linier. Output dari setiap tahap merupakan input bagi tahap
berikutnya. Model ini pertama kali diperkenalkan oleh Winston Royce tahun
1970, sekarang model ini lebih dikenal dengan Liner Sequential Model.
b. Metodologi Prototipe
Model ini dikembangkan karena adanya kegagalan yang terjadi akibat
pengembangan project / aplikasi menggunkan sistem waterfall. Kegagalan yang
terjadi biasanya dikarenakan adanya kekurang pahaman atau bahkan sampai kesalah
pahaman pengertian developer aplikasi mengenai user requirement yang ada.
4.pendekatan-pendekatan
pengembangan sistem :
-Pendekatan klasik lawan pendekatan terstruktur
(dipandang dari metodologi yang digunakan). Pendekatan
klasik adalah pendekatan di dalam pengembangan sistem yang mengikuti
tahapan-tahapan si systems life cycle tanpa dibekali dengan alat-alat dan
teknik- teknik yang memadai. Sedangkan pada pendekatan terstruktur ilengkapi
dengan alat-alat dan teknik-teknik supaya membuatnya berhasil.
-Pendakatan sepotong lawan pendekatan sistem
(dipandang dari sasaran yang akan di capai).
Pendekatan sepotong merupakan pendekatan pengembangan sistem yang menekankan
pada suatu kegiatan atau aplikasi tertentu saja. Sedangkan pada pendekatan
sistem memperhatikan sistem informasi sebagai satu kesatuan terintregasi untuk
masing-masing kegiatan atau aplikasinya.
-Pendekatan bawah-naik lawan pendekatan
atas-turun
(dipandang dari cara menentukan kebutuhan dari sistem.
Pendekatan bawah –naik di mulai dari level bawah organisasi, yaitu level
operasional dimana transaksi dilakukan. Pendekatan ini dimulai dari perumusan
kebutuhan-kebutuhan untuk menangani transaksi dan naik ke level atas dengan
merumuskan kebutuhan informasi berdasarkan transaksi tersebut. Pendekatan ini
disebut juga dengan analysis, karena yang menjadi tekanan adalah data yang diolah
terlebih dahulu, informasi yang akan dihasilkan menyusul mengikuti data.
Pendekatan atas- turun sebaliknya dimulai dari level atas organisasi,yaitu
level perencanaan strategi. Pendekatan ini disebut juga dengan decision
analysis, karena yang menjadi tekanan adalah informasi yang dibutuhkan untuk
pengambilan keputusan oleh manajemen terlebih dahulu. Kemudian data yang perlu
diolah menyusul mengikuti informasi yang dibutuhkan.
-Pendekatan sistem-menyeluruh
lawan pendekatan moduler
(dipandang dari cara mengembangkannya). Pendekatan
sistem-menyeluruh merupakan pendekatan yang mengembangkan sistem serentak
secara menyeluruh. Sedangkan pendekatan moduler berusaha memecahkan sistem yang
rumit menjadi beberapa bagian atau modul yang sederhana, sehingga sistem akan
lebih mudah di pahami dan dikembangkan.
-Pendekatan lompatan jauh lawan
pendekatan berkembang
(dipandang dari teknologi yang akan digunakan).
Pendekatan lompatan jauh menerepakan perubahan meneyeluruh secara serentak
menggunakan teknologi canggih. Sedangkan pendekatan berkembang menerapkan
teknologi canggih hanya untuk aplikasi-aplikasi yang memerlukan saja pada saat
itu saja.
5. alat-alat dan teknik
dalam pengembangan sistem
-Alat-alat dalam Pengembangan Sistem
Untuk dapat melakukan langkah-langkah sesuai dengan
metodologi pengembangan sistem maka dibutuhkan beberapa alat. Alat-alat yang
digunakan biasanya berupa gambar atau diagram atau grafik.
Contohnya :
• HIPO diagram
• Data Flow diagram
• Structured chart
• SADT diagram
• Warnier/Orr diagram
• Jakson’s diagram
Diagram-diagram diatas digunakan untuk mengambarkan
suatu metode tertentu, ada beberapa grafik yang lebih bersifat umum, antara
lain :
• Bagan untuk menggambarkan aktifitas (activity
charting), seperti : bagan alir sistem,
bagan alis program, bagan alir kertas
kerja, bagan alir hubungan database, bagan alir
proses, dan Gantt chart.
• Bagan untuk menggambarkan tataletak
• Bagan untuk menggambarkan hubungan personil, seperti
: Bagan distribusi kerja dan
bagan organisasi.
Teknik yang Digunakan untuk Pengembangan
Sistem
Teknik yang digunakan untuk pengembangan sistem antara
lain :
• Teknik manajemen proyek, seperti CPM (Critical Path
Method) dan PERT (Program
Evaluation and Review Technique). Teknik ini
digunakan untuk penjadualan proyek.
• Teknik menemukan fakta, yaitu teknik yang dapat
digunakan untuk mengumpulkan data
dan menemukan fakta-fakta dalam kegiatan
mempelajari sistem yang ada. Contohnya :
Teknik wawancara, observasi, daftar
pertanyaan, pengumpulan sampel.
• Teknik analisis biaya/manfaat
• Teknik inspeksi/walkthrought

Tidak ada komentar:
Posting Komentar