Minggu, 17 Januari 2016


BAB X
IMPLEMENTASI SISTEM


Implementasi Sistem Yaitu tahap meletakkan sistem supaya siap untuk dioperasikan.
Langkah – langkah pada tahap implementasi sistem :
  1. Menetapkan Rencana Implementasi 
  2.  Melakukan Kegiatan Implementasi 
  3. Tindak Lanjut Implementasi


1. Menetapkan rencana implementasi 
    Untuk mengatur biaya dan waktu yang dibutuhkan selama tahap sistem diterapkan pada 
    suatu organisasi.
 
2. Melakukan Kegiatan Implementasi

    Ada 5 kegiatan yang dilakukan pada langkah ini yaitu : 
    1. Pemilihan & Pelatihan Personil 
    2. Pemilihan Tempat & Instalasi Perangkat Keras dan Lunak  
    3. Pemrograman & Pengetesan Program 
    4. Pengetesan Sistem
    5. Konversi Sistem

 Keterangan :

1. Pemilihan dan pelatihan personil : 
    Personil yang terlibat didalam sistem informasi adalah :

  • Tugas – tugas Input – Output Data : Personil – personil yang terlibat dalam menangani pemasukan data dan distribusi dari output.
  • Tugas-tugas Operasi : personil – personil yang menangani jalannya operasi pengolahan data yang tidak terlibat secara langsung dengan tgas I/O 
  • Tugas-tugas Pemrograman : personil-personil yang menulis program-program komputer.
  • Tugas-tugas Analis Sistem : personil-personil yang akan mengembangkan sistem

-Pelatihan Karyawan, dapat dilakukan dengan :

  • Pelatihan (Training) : Personil yang masuk dalam kategori ini adalah personil-personil yang akan mengoperasikan sistem yaitu mereka yang terlibat dalam tugas mempersiapkan input, memproses data, mengoperasikan sistem, merawat dan menjaga sistem.
  • Pendidikan (Education) : personil-personil yang masuk dalam kategori ini adalah mereka yang membutuhkan dan menggunakan sistem misalnya salesman, akuntan, dll. Pendidikan ini lebih ditekankan pada bagaimana kerja dari sistem dan bagaimana cara mengoperasikan sistem.

2. Pemilihan Tempat dan Instalasi Perangkat Keras dan Lunak
    Sistem komputer yang besar membutuhkan tempat dengan lingkungan yang lebih harus 
    diperhitungkan. Persiapan fisik ini meliputi : AC untuk mengatur temperatur ruangan, 
    penerangan yang cukup, pendeteksi kebakaran, penyediaan alat telekomunikasi, dll.

3. Pemrograman dan Pengetesan program

    Pemrograman adalah kegiatan menulis kode program yang akan diproses oleh 
    komputer.  Setelah programmer selesai membuat program yang sesuai dengan desain 
    sistem yang telah dibuat oleh  sistem analis dan sebelum program diterapkan, maka 
    program harus bebas terlebih dahulu dari kesalahan-kesalahan. Oleh sebab itu program 
    harus ditest untuk menemukan kesalahan-kesalahan.

4. Pengetesan Sistem

    Kegiatan ini dilakukan untuk memeriksa kekompakan antar komponen sistem yang 
    diimplementasikan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa elemen-elemen dari  
    sistem telah berfungsi sesuai dengan yang diharapkan.

5. Konversi Sistem

    Merupakan proses untuk meletakkan sistem baru supaya siap mulai untuk dapat 



    digunakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar