Minggu, 17 Januari 2016

TUGAS INTERVIEW 1. Interview Guide Hari :Senin Tanggal :07 Desember 2015 Jam :10.00 Narasumber :ADI KISMONO HADIWARDOJO, SH Jabatan :Notaris &PPAT Daftar Pertanyaan 1. Apa strategi anda kedepan, dengan banyaknya persaingan antar notaris dan ppat saat ini ? 2. Langkah apa yang anda gunakan sehingga anda mampu menangani banyak project dari leasing ? 3. Bagaimana strategi anda untuk meningkatkan SDM pada kantor anda ?? 2.Rencana Observasi Objek Observasi : Sistem Pendaftaran Akta Notaris dan PPAT Lokasi : Kantor Notaris dan PPAT ADI KISMONO HADIWARDOJO, SH, Jalan Raya Sunan Gunung Jati Nomor 2, Adidharma, Gunung Jati, Kab.Cirebon Waktu Pelaksanaan : Senin, 07 Desember 2015 Petugas : Saefudin Jadwal Penelitian : No : 1 Rumusan Masalah : Apa saja data yang digunakan untuk membuat akta peralihan atas tanah dan bangunan Waktu : 09.00 – 10.00 No :2 Rumusan Masalah :Bagaimana proses pembuatan Akta peralihan Waktu :10.00 – 13.00 No : 3 Rumusan Masalah :Bagaiaman proses pendaftaran Akta peralihan tersebut pada Kantor Pertanahan Waktu :13.00 – 15.00 3.Daftar Pertanyaan A.Format Bebas Narasumber : ADI KISMONO HADIWARDOJO, SH Jabatan : Notaris &PPAT Kabupaten Cirebon Pertanyaan : Apa langkah yang akan anda lakukan apabila klien anda memilih notaris atau PAT lain untuk menangani projectnya ? Jawaban : ........ B.Format Pasti 1.Check Of Question : Apa strategi anda kedepan dengan makin banyaknya notaris-notaris yang ada di kabupaten Cirebon : a. Membuat Sitem Informasi yang baru b. Menambah SDM c. Terus Menawarkan Jasa pada Perseroan perseoan terbatas atau leasing d. Menjalankan saja apa yang sedang dikerjakan sekarang 2.Yes/No Question Apakah anda akan menaikan harga pada klien apabila baiya PNBP pada Kantor Pertanahan mengalami kenaikan : a. Ya b. Tidak 3.Opinion/Choice Questions Apakah anda setuju dengan peraturan Perda Kabupaten Cirebon pada tahun 2015 bahwa penjual selalu dibebankan pajak untuk setiap transaksi penjualan dengan harga penjualan berapapun ? a. Sangat setuju b. Setuju c. Kurang Setuju d. Tidak setuju
Pertanyaan :
Sebutkan Definisi mulai dari definisi Sistem, definisi Informasi dan definisi Sistem Informasi
Jawab :  

1. DEFINISI SISTEM
Menurut Jugiyanto.HM (1990: 1) dalam bukunya yang berjudul “Analisa dan Desain Sistem Informasi“ terdapat dua kelompok pendekatan didalam mendefinisikan sistem yaitu menekankan pada prosedur dan elemennya. Pendekatan sistem yang menekankan pada prosedur adalah sistem merupakan suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Sedangkan pendekatan sistem yang menekankan pada elemennya adalah sistem merupakan kumpuan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. 
  • Sedangkan menurut Eddy Prahasta (2001: 37) , dalam bukunya yang berjudul “Konsep-konsep Dasar Sistem Informasi Geograpis“ sistem dapat didefinisikan sebagai kelompok objek, ide, berikut saling erat keterhubungannya (inter-relasi) dalam mencapai tujuan atau sasaran bersama. Pada saat ini banyak pihak yang telah mendalami masaah sistem untuk kebutuhannya hingga definisinya pun beragam. Definisi-definisi yang lain tentang sistem menurut para ahli dikutip oleh Inu Kencana Syafiie dan
  • Menurut Darmawan (2013: 1) dalam bukunya yang berjudul “Sistem Informasi Manajemen”, kita bisa mendefinisikan sistem sebagai kumpulan/ grup dari bagian/ komponen apapun baik fisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerjasama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan.
2. DEFINISI INFORMASI
Definisi Informasi menurut :
-Menurut William (2007:40), informasi adalah data yang telah dirangkum atau dimanipulasi dalam bentuk lain untuk tujuan pengambilan keputusan.

-Menurut Bennet et al (2006:53), informasi adalah fakta-fakta terpilih yang diproses sedemikian rupa untuk menghasilkan sesuatu yang berguna dan sesuai tujuan.

-Menurut O’Brien et al (2006:38), informasi adalah data yang telah diubah menjadi konteks yang berarti dan berguna bagi para pemakai akhir tertentu

3. DEFINISI SISTEM INFORMASI 

- T urban, McLean, dan Wetherbe (1999) : Sistem informasi adalah sebuah sistem informasi yang mempunyai fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik.

-Bodnar dan HopWood (1993) : Sistem informasi adalah kumpulan perangkat keras dan lunak yang dirancang untuk data ke dalam bentuk informasi yang berguna. 

- Alter (1992) : Sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi  yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah perusahaan;


Pertanyaan :
Sebutkan data-data apa saja yang digunakan serta informasi-informasi apa saja yang bisa dihasilkan dalam Perancangan :
1. Sistem Informasi Akademik pada sebuah Perguruan Tinggi
2. Sistem Informasi Pelayanan Pasien pada sebuah Rumah Sakit
3. Sistem Informasi Penjualan produk secara online

Jawab :
 Sistem Informasi Akademik pada sebuah Perguruan Tinggi
 data data yang diperlukan :
1.      Data Prodi dan Mata Kuliah
2.     Data Dosen Pengajar dan Dosen Pembimbing
3.     Data Mahasiswa/mahasiswi
4.     Data Nilai Mahasiswa/mahasiswa
Informasi-Informasi yang dihasilkan :
1.     Laporan Hasil Studi Mahasiswa/mahasiswi
2.     Laporan Kehadiran Mahasiswa/mahasiswi
3.     Laporan Keuangan

Sistem Informasi Pelayanan Pasien pada sebuah Rumah Sakit
data data yang diperlukan :
1.     Pencatatan registrasi pasien (baru dan lama) anak, dewasa, dan ibu hamil rawat jalan baik itu pasien umum, jaminan asuransi/perusahaan, miskin, ataupun pasien rujukan.
2.     Pencatatan registrasi pasien (baru dan lama) anak, dewasa, dan ibu hamil rawat inap baik itu pasien umum, jaminan asuransi/perusahaan, miskin, ataupun pasien rujukan.
3.     Pencatatan registrasi pasien medical check up (MCU) paket, baik itu MCU pribadi ataupun MCU rekanan.
4.     Pencatatan registrasi pasien pindah ruang rawat inap.
5.     Pencatatan penerimaan hasil MCU pasien.
6.     Pencatatan pengambilan hasil MCU pasien. 
7.     Pencatatan data Dokter pasien
Informasi-Informasi yang dihasilkan :
1.     laporan yang berhubungan dengan registrasi rawat jalan, rawat inap, dan MCU
2.     Laporan Keuangan/Laporan Pembayaran Pasien
3.     Laporan pasien pengguna Kartu Akses dan BPJS, asuransi, dsb.
4.     Laporan jadwal prkatek dokter

Sistem Informasi Penjualan produk secara online
data data yang diperlukan :
1  Data Konsumen : yaitu mencakup user name, nama lengkap, email, alamat, dan nomor telepom
2. Data order : yaitu mencakup status order, jam order, dan tanggal order
3. Data Produk : yaitu mencakup id produk, nama produk, deskripsi produk, Harga produk, stok, 
    Berat Produk, jumlah produk
4. Data ongkos kirim produk
Informasi-Informasi yang dihasilkan :
1. Laporan Data Pelanggan
2. Laporan Input Stok Produk
3. Laporan Stok Produk
4. Laporan Penjualan


Pertanyaan :
Uraikan secara lengkap komponen-komponen apa saja yang dibutuhkan dalam melakukan perancangan :
A.Penggunaan Teknologi perangkat keras:
Alat masukan
Adalah alat yang digunakan untuk menerima masukan baik berupa data maupun program. Alat input dapat digunakan dalam 2 golongan yaitu alat input langsung : input yang dimasukkan langsung diproses oleh CPU, tanpa lewat suatu media lainnya dan alat input tidak langsung : input yang dimasukkan tidak langsung diproses oleh CPU, tetapi dalam bentuk media yang tertentu.

Alat pemrosesan
Adalah alat dimana instruksi-instruksi program diproses untuk mengolah data yang dimasukkan lewat alat input yang hasilnya akan ditampilkan di alat output.
Alat pemroses terdiri dari : CPU dan Main memory.
Alat output
Output yang dihasilkan dari pengolahan data dapat digolongkan ke dalam 4 macam bentuk yaitu : tulisan, image, suara, bentuk yang dapat dibaca oleh mesin dalam bentuk simbol yang hanya dapat dibaca dan dimengerti oleh komputer.
Simpanan luar
Main memory di dalam alat pemroses merupakan simpanan yang kapaitasnya tidak begitu besar dan umumnya bersifat volatile yaitu informasi yang dikandungnya akan hilang bila aliran listrik terputus. Kadang-kadang diperlukan suatu simpanan yang mempunyai kapasitas besar dan bersifat non volatile untuk menyimpan data dan program dalam kurunwaktu tertentu. Simpanan tersebut adalah eksternal memory. Simpanan luar dapat digolongkan ke dalam direct access storage device (DSSD)/alat simpanan pengaksesan langsung dan sequential access storage device (SASD)/alat simpanan pengaksesan urut.
b.Teknologi perangkat lunak
Perangkat lunak dapat dikategorikan ke dalam 3 bagian yaitu :
-Perangkat lunak sistem operasi : program yang ditulis untuk mengendalikan dan mengkoordinasikan kegiatan dari sistem komputer
-Perangkat lunak bahasa: program yang digunakan untuk menterjemahkan instruksi-instruksi yang ditulis dalam bahasa pemrograman ke dalam bahasa mesin supaya dimengerti oleh komputer.
-Perangkat lunak aplikasi :program yang ditulis dan diterjemahkan oleh language S/W untuk menyelesaikan suatu aplikasi tertentu.
c.Penggunaan Basis Data (Database)
d.Prosedur
e.Personil yang bertanggung jawab dalam sistem Informasi yang dibuat
SELAMAT DATANG DI
SAEISBLOG.BLOGSPOT.COM
BLOG PEMBELAJARAN APSI


Saefudin

BAB VIII

DESAIN SISTEM TERINCI



1.     DESAIN INPUT TERINCI
Masukan (input) merupakan awal dimulainya proses informasi. Bahan mentah dari informasi adalah data yang terjadi dari transaksi-transaksi yang dilakukan oeh organisasi . Data dari hasil transaksi merupakan masukan untuk sistem informasi.
Dokumen dasar merupakan formulir yang digunakan untuk menangkap (capture) data yang terjadi. Data yang sudah dicatat di dokumen dasar kemudian dimasukkan sebagai input ke sistem informasi untuk diolah.

MENGATUR TATA LETAK ISI INPUT
Tujuannya :
     -Bagi pemakai sistem digunakan untuk menilai isi dan bentuk dari input apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan atau belum.
      -Bagi programmer akan digunakan sebagai dasar pembuatan program untuk menghasilkan input yang diinginkan. Programmer membutuhkan desain input ini untuk menentukan posisi kolom, baris, dan informasi yang arus disajikan di suatu input.
2.     DESAIN OUTPUT TERINCI
Pada tahap desain output secara umum, desain output ini hanya dimaksudkan untuk menentukan kebutuhan output dari sistem baru. Output apa saja yang dibutuhkan untuk sistem yang baru? Desain output secara umum dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan ini. Bagaimana dan seperti apa bentuk dari output-output tersebut?
Desain output terinci dimaaksudkan untuk menjawab pertanyaan ini. Desain output yang akan dibahas pada bab ini adalah untuk output berbentuk laporan dimedia keras seperti kertas. Desain output di media lunak dalam bentuk dialog di layar terminal akan dibahas selanjutnya.

Bentuk Laporan
Bentuk dari laporan yang dihasilkan oleh sistem informasi, yang paling banyak digunakan adalah dalam bentuk tabel dan berbentuk grafik atau bagan.

MENGATUR TATA LETAK ISI OUTPUT
Pengaturan isi dari output akan secara langsung menentukan kemudahan dari output untuk dipahami dan dimengerti. Pengaturan tata letak output merupakan pekerjaan desain yang penting dan sangat diperlukan baik bagi pemakai sistem maupun bagi programmer. Bagi pemakai sistem digunakan untuk menilai isi dan bentuk dari output apakah sudah sesuai yang diinginkan atau belum.
Bagi programmer akan digunakan sebagai dasar pembuatan program untuk menghasilkan output yang diinginkan. Programmer membutuhkan desain output ini untuk menentukan posisi kolom, baris dan informasi yang harus disajikan disuatu output. Pengaturan tata letak isi output yang akan dicetak diprinter dapat digunakan alat bagan tata letak printer (printer layout chart) dan kamus data output.

3.     DESAIN DIALOG LAYAR TERMINAL
Merupakan rancang bangun dari percakapan antara pemakai sistem (user) dengan komputer. Percakapan ini dapat terdiri dari proses memasukkan data ke sistem, menampilkan output informasi kepada user atau dapat keduanya.
Terdapat beberapa strategi membuat dialog layar komputer :
1.  MENU, Banyak digunakan dalam dialog karena merupakan jalur pemakai (user interface) yang mudah dipahami dan mudah digunakan. Menu berisi dengan beberapa alternatif  atau option atau pilihan yang disajikan kepada user.
2. KUMPULAN INSTRUKSI (INSTRUCTIONS SET), strategi dialog ini dilakukan dengan menuliskan suatu instruksi oleh user dan sistem akan memberikan tanggapan atau respon.
3.  DIALOG  PERTANYAAN, (QUESTION DIALOG), Sistem akan menampilkan terlebih dahulu pertanyaan baru user akan memberikan jawaban.
4.     DESAIN DATABASE TERINCI
Ditahap desain secara umum sebelumnya, desain database hanya dimaksudkan untuk mengidentifikasi kebutuhan file-file database yang diperlukan oleh sistem informasi saja. Pada tahap desain terinci ini, desain database dimaksudkan untuk mengidentifikasi isi atau struktur dari tiap-tiap file yang telah diidentifikasi didesain secara umum.
Elemen-elemen data disuatu file database harus dapat digunakan untuk pembuatan suatu output. Demikian juga dengan input yang akan direkam di database, file-file database harus mempunyai elemen-elemen untuk menampung input yang dimasukkan. Untuk dapat merancang database terinci digunakan teknik normalisasi
5.     DESAIN TEKNOLOGI TERINCI
Pada desain teknologi secara umum telah ditentukan jenis dan jumlah dari teknologi yang akan digunakan. Yang belum didefinisikan secara pasti pada tahap ini adalah kapasitas dari teknologi simpanan luar yang akan digunakan. Kapasitas simpanan luar yang telah didefinisikan pada tahap desain secara umum hanya ditaksir secara kira-kira terlebih dahulu berdasarkan pengalaman analis sistem.
Setelah file-file database berhasil didesain secara rinci, kebutuhan kapasitas simpanan luar sekarang dapat dihitung dengan lebih tepat. Besarnya kapasitas simpanan luar yang dibutuhkan oleh sistem informasi dapat dihitung berdasarkan besarnya file-file database yang akan menimpan data untuk satu periode tertentu.

BAB X
IMPLEMENTASI SISTEM


Implementasi Sistem Yaitu tahap meletakkan sistem supaya siap untuk dioperasikan.
Langkah – langkah pada tahap implementasi sistem :
  1. Menetapkan Rencana Implementasi 
  2.  Melakukan Kegiatan Implementasi 
  3. Tindak Lanjut Implementasi


1. Menetapkan rencana implementasi 
    Untuk mengatur biaya dan waktu yang dibutuhkan selama tahap sistem diterapkan pada 
    suatu organisasi.
 
2. Melakukan Kegiatan Implementasi

    Ada 5 kegiatan yang dilakukan pada langkah ini yaitu : 
    1. Pemilihan & Pelatihan Personil 
    2. Pemilihan Tempat & Instalasi Perangkat Keras dan Lunak  
    3. Pemrograman & Pengetesan Program 
    4. Pengetesan Sistem
    5. Konversi Sistem

 Keterangan :

1. Pemilihan dan pelatihan personil : 
    Personil yang terlibat didalam sistem informasi adalah :

  • Tugas – tugas Input – Output Data : Personil – personil yang terlibat dalam menangani pemasukan data dan distribusi dari output.
  • Tugas-tugas Operasi : personil – personil yang menangani jalannya operasi pengolahan data yang tidak terlibat secara langsung dengan tgas I/O 
  • Tugas-tugas Pemrograman : personil-personil yang menulis program-program komputer.
  • Tugas-tugas Analis Sistem : personil-personil yang akan mengembangkan sistem

-Pelatihan Karyawan, dapat dilakukan dengan :

  • Pelatihan (Training) : Personil yang masuk dalam kategori ini adalah personil-personil yang akan mengoperasikan sistem yaitu mereka yang terlibat dalam tugas mempersiapkan input, memproses data, mengoperasikan sistem, merawat dan menjaga sistem.
  • Pendidikan (Education) : personil-personil yang masuk dalam kategori ini adalah mereka yang membutuhkan dan menggunakan sistem misalnya salesman, akuntan, dll. Pendidikan ini lebih ditekankan pada bagaimana kerja dari sistem dan bagaimana cara mengoperasikan sistem.

2. Pemilihan Tempat dan Instalasi Perangkat Keras dan Lunak
    Sistem komputer yang besar membutuhkan tempat dengan lingkungan yang lebih harus 
    diperhitungkan. Persiapan fisik ini meliputi : AC untuk mengatur temperatur ruangan, 
    penerangan yang cukup, pendeteksi kebakaran, penyediaan alat telekomunikasi, dll.

3. Pemrograman dan Pengetesan program

    Pemrograman adalah kegiatan menulis kode program yang akan diproses oleh 
    komputer.  Setelah programmer selesai membuat program yang sesuai dengan desain 
    sistem yang telah dibuat oleh  sistem analis dan sebelum program diterapkan, maka 
    program harus bebas terlebih dahulu dari kesalahan-kesalahan. Oleh sebab itu program 
    harus ditest untuk menemukan kesalahan-kesalahan.

4. Pengetesan Sistem

    Kegiatan ini dilakukan untuk memeriksa kekompakan antar komponen sistem yang 
    diimplementasikan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa elemen-elemen dari  
    sistem telah berfungsi sesuai dengan yang diharapkan.

5. Konversi Sistem

    Merupakan proses untuk meletakkan sistem baru supaya siap mulai untuk dapat 



    digunakan.

BAB IX
SELEKSI SISTEM

I.  Definisi Seleksi Sistem
    Seleksi Sistem adalah tahap untuk memilih perangkat keras dan perangkat lunak yang 
    digunakan pada sistem informasi.

II. Penyedia Teknologi
    1. Pabrik Perangkat Keras
        Perangkat yang memproduksi perangkat keras sendiri.
        Contoh : IBM Corporation
    2. Pabrik Perangkat Lunak
        Perusahaan yang memproduksi perangkat lunak sendiri dapat berupa perangkat 
        lunak sistem atau perangkat lunak paket aplikasi.
        Contoh : Microsoft Corporation
    3. OEM singkatan dari Original Equipment Manufacturer.
        OEM adalah penjual yang membeli dari perusahaan lain dengan volume besar 
        kemudian menambah nilai – nilai gunanya dan menjual kembali secara eceran.
    4. Kontraktor Program Mandiri (Independent Program Contractor) Orang yang akan 
        menuliskan program komputer sesuai dengan pesanan. Berfungsi sebagai 
        programmer di luar perusahaan 
        pemakai program. 
    5. Biro Jasa (Service Bureaus)
        Perusahaan jasa yang menyediakan jasa pengolahan data untuk beberapa 
        perusahaan langganannya.
    6. Dealer
        Penyedia jasa dan produk yang biasanya hanya menawarkan satu macam merk 
        tertentu saja.
    7. Toko Komputer

III. Langkah – Langkah Menyeleksi dan Memilih Sistem 
     Langkah – langkah dalam menyeleksi dan memilih sistem dapat dilakukan oleh memilih 
     sistem sebagai berikut :
  1. Memilih penyedia teknolog; 
  2. Meminta proposal dari penjual. Proposal ini nantinya akan digunakan sebagai suatu dasar penilaian untuk penyedia teknologi yang paling tepat. 
  3. Menyaring penjual. Hanya proposal yang memenuhi syarat saja yang akan dievaluasi, untuk menentukan penjual mana yang memenuhi syarat. 
  4. Mengevaluasi penjual yang lolos saringan. Proposal yang telah lolos saringan lebih lanjut perlu dibandingkan satu dengan yang lainnya dan diranking untuk menentukan penjual mana yang direkomendasikan. 
  5. Membuat Kontrak. Setelah semua proposal yang memenuhi syarat telah dievaluasi dan telah didapatkan rankingnya untuk tiap – tiap proposal, maka rekomendasi perlu diberikan kepada manajemen. Setelah manajemen memutuskan penjual mana yang menjadi pemenang maka kontrak pengadaan perangkat keras / perangkat lunak perlu dibuat. Tujuan kontrak adalah untuk membuktikan siapa yang bersalah jika terjadi perselisihan dikemudian hari dan tindakan apa saja yang harus dilakukan.


BAB VII

DESAIN SISTEM SECARA UMUM

Tujuan dari desain sistem secara umum adalah untuk  memberikan gambaran secara umum kepada user tentang sistem yang baru. Komponen sistem informasi dirancang dengan tujuan untuk dikomunikasikan kepada user. Kompnen yang didesain adalah model, output, input, database, teknologi & kontrol.
1.      Desain Model Secara Umum
Sistem analisis mendesain model dari sistem informasi diusulkan dalam bentuk Physical System & Logical Model. Bentuk Physical System digambarkan dengan system flowchart. Dan logical Model digambarkan dengan Data Flow Diagram (DFD).

Data Flow Diagram
Digunakan  untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika.
1)      Simbol yang digunakan dalam Data Flow Diagram
a)      External Enity (Kesatuan Luar).
b)      Dat Flow (Arus Data)
c)       Process (Proses)
d)      Data Store (Simpanan Data)

a)      External Enity (Kesatuan Luar)
Merupakan keasatuan  dilingkungan luar sistem yang dapat berupa orang, organisasi, atau sistem lainnya berada dilingkungan luarnya akan memberikan input atau menerima output dari sistem berupa :
·         Suatu kantor, departemen, atau devisi dalam perusahaan.
·         Orang atau sekelompok orang diorganisasi
·         Suatu organisasi  atau orang yang berada diluar organisasi seperti misalnya langganan, pemasok
·         Penerima akhir dari suatu laporan yang dihasilkan oleh sistem


Simbol: kesatuan luar digambarkan dengan notasi kotak.


b)      Data Flow (Arus Data)
Mengalir diantara proses, simpanan data dan kesatuan luar.  Dapat menunjukan arus dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem dapat berbentuk:
·         Formulir atau dokumen yang digunakan diperusahaan
·         Laporan tercetak dihasilkan oleh sitem
·         Masukan untuk komputer
·         Data dibaca atau direkamkan kesuatu file
·         Suatu isian yang dicatat pada buku agenda

Simbol: arus dapat digambarkan dengan suatu panah     



                   
c)       Process (Proses)
Kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang , mesin atau computer dari hasil suatu arus data yang masuk dalam proses untuk dihasilkan arus data yang akan keluar dari proses.

Simbol: 

 




d)      Data Store (Simpanan Data) berupa:
·         Suatu file atau database di sistem komputer
·         Suatu arsip atau catatan manual
·         Suatu tabel acuan manual
·         Suatu agenda atau buku

Simbol:

 




2)      Bentuk Data Flow Diagram
Terdapat 2 bentuk Data Flow Diagram yaitu  Physical Flow Diagram (Diagram Arus Data Fisik) dan Logical Data Flow Diagram (Diagram Arus Data Logika). Data Flow Diagram fisik lebih tepat untuk menggambarkan sistem yang ada (sistem lama) dan lebih menekankan bagaimana proses dari sistem yang diterapkan. Sedangkan  diagram arus menekankan  proses apa yang terdapat disistem.

3)      Pedoman  Menggambarkan Data Flow Diagram
A.      Identifikasikan terlebih dahulu  semua kesatuan luar yang terlibat disitem.
B.      Identifikasikan semua input dan output yang terlibat dengan kesatuan luar.
C.      Gambarkanlah terlebih dahulu suatu diagram konteks. Dari diagram ini akan digambar lebih terinci yang disebut level 0. Tiap proses dilevel 0 akan digambar lebih terinci disebut  level 1. Tiap proses dilevel 1 akan digambar secara terinci disebut level 2 samapi tiap proses tidak dapat digambar lebih terici lagi.
D.      Gambarlah bagan berjenjang untuk semua proses  digunakan untuk mempersiapkan panggambaran DAD ke level-level lebih bawah lagi.
E.       Gambar sketsa DAD untuk diagram level 0 berdasarkan proses dibagan berjenjang.
F.       Gambar DAD untuk level-level berikutnya yaitu level 1 untuk tiap proses yang dipecah sesuai dengan bagan berjenjang.

2.      DESAIN INPUT SECARA UMUM
Langkah-langkah desain input :
o   Menentukan kebutuhan input dari sistem informasi
o   Menentukan parameter dari desain input

Contoh:                Data Induk Pegawai
Nomor Induk Pegawai:
Nama Pegawai:
Alamat:
Tempat Lahir:
Tanggal Lahir:
Pendidikan:
3.      DESAIN OUTPUT SECARA UMUM
Langkah- langkah:                            
o   Menentukan kebutuhan output dari sistem informasi
o   Menentukan parameter dari desain output

Contoh:                                DAFTAR PEGAWAI
NIP
NAMA
ALAMAT
TEMPAT LAHIR
TANGGAL LAHIR
PENDIDIKAN






                               
4.      DESAIN DATABASE SECARA UMUM
Database dibentuk dari kumpulan file. File dibentuk dari kumpuln Record. Record dibentuk dari kumpulan filed. Filed merupakan kumpulan dari item data. Dapat berupa huruf, angka,atau simbol khusus.
Langkah-langkah:
o   Menentukan kebutuhan file pada sistem informasi
o   Menentukan parameter dari desain database tersebut: Type File, Medi File, Organisasi File & Key field darifile

5.      DESAIN TEKNOLOGI SECARA UMUM
Langkah pertama perlu dilakukan oleh analisis adalah mengidentifikasi jenis dari teknologi yang dibutuhkan, baik yang berkaitan dengan pengguanaan hardware (perangkat kearas), software (perngkat lunak) dan brinware yaitu personil yang terlibat dengan sistem informasi. Kemudian langkah kedua adalah menetukan jumlah yang dibuthkan dalam penggunaan hardware maupun software untuk sistem informasi.